Ubisoft Memperkenalkan NFT Avatar Menampilkan Rayman dan “Captain Laserhawk” untuk The Sandbox
Singkatnya
Ubisoft mengumumkan telah meluncurkannya NFT Avatar Menampilkan Rayman dan “Captain Laserhawk” untuk metaverse The Sandbox.
Studio game Ubisoft, yang terkenal dengan judul game AAA seperti Assassin's Creed, telah diperkenalkan NFT Avatar Menampilkan Rayman dan “Captain Laserhawk” untuk Kotak Pasir.
Saat ini, Ubisoft sedang bertransisi menjadi salah satu penerbit video game besar paling aktif di dunia blockchain. Perusahaan kini memperluas pengaruhnya dengan memperkenalkan koleksi baru NFT avatar untuk metaverse The Sandbox.
Kotak Pasir adalah a dunia virtual untuk ponsel dan Microsoft Windows yang dikembangkan oleh Pixowl Game Studio dan dirilis pada 15 Mei 2012.
Kehendak Ubisoft berintegrasi NFT avatar dari serial animasi Netflix terbaru, “Captain Laserhawk: A Blood Dragon Remix,” ke dalam The Sandbox. Sifat acara yang berorientasi pada orang dewasa menampilkan karakter dan waralaba dari masa lalu Ubisoft.
Jaringan penskalaan Ethereum Polygon juga akan meluncurkan koleksi 1,866 avatar pemain berbeda yang disajikan sebagai NFTsKoleksi ini menampilkan interpretasi pahlawan aksi Ubisoft yang ikonik, Rayman, bersama dengan Jade dan Pey'j, tokoh protagonis dari game klasik Beyond Good & Evil.
Avatar-avatar tersebut mewujudkan estetika cyberpunk futuristik yang mengingatkan pada pertunjukan tersebut. Meskipun detail harga belum diungkapkan dari The Sandbox dan Ubisoft, pencetakan dijadwalkan pada 29 November.
Ubisoft NFT Inisiatif untuk The Sandbox
Ubisoft sebelumnya telah meluncurkan avatar Sandbox yang terinspirasi oleh franchise Rabbids pada bulan Februari, yang berasal dari seri Rayman. Masing-masing avatar ini memiliki label harga 100 SAND, saat ini bernilai sekitar $42, meskipun itu setara dengan $78 di SAND pada bulan Februari.
Serial animasi “Captain Laserhawk: A Blood Dragon Remix” berasal dari game Far Cry 3: Blood Dragon. Ini mengintegrasikan karakter dan referensi dari berbagai waralaba Ubisoft, termasuk Assassin's Creed, Splinter Cell, dan Ghost Recon.
Ubisoft telah menunjukkan keterlibatannya dalam Web3 luar angkasa, dengan pengumuman terbaru tentang Ethereum gratis NFT menjatuhkan untuk game Champions Tactics yang akan datang di blockchain Oasys. Selain itu, penerbit telah mengungkapkan kemitraan dengan Kekal, platform game yang terhubung ke jaringan Immutable X dan Immutable zkEVM.
Percobaan penerbit ke dalam blockchain telah berlangsung selama beberapa tahun, ditandai dengan diperkenalkannya in-game Tezos NFT item di Ghost Recon: Breakpoint pada akhir tahun 2021. Ubisoft juga telah menunjukkan dukungan untuk ekosistem Cronos dan Hedera, mengembangkan game spin-off yang terinspirasi oleh sepak bola fantasi NFT game Sorare, dan mengeluarkan Rabbids sebagai Reddit NFT avatar.
Penolakan tanggung jawab
Sejalan dengan Percayai pedoman Proyek, harap dicatat bahwa informasi yang diberikan pada halaman ini tidak dimaksudkan untuk dan tidak boleh ditafsirkan sebagai nasihat hukum, pajak, investasi, keuangan, atau bentuk nasihat lainnya. Penting untuk hanya menginvestasikan jumlah yang mampu Anda tanggung kerugiannya dan mencari nasihat keuangan independen jika Anda ragu. Untuk informasi lebih lanjut, kami menyarankan untuk merujuk pada syarat dan ketentuan serta halaman bantuan dan dukungan yang disediakan oleh penerbit atau pengiklan. MetaversePost berkomitmen terhadap pelaporan yang akurat dan tidak memihak, namun kondisi pasar dapat berubah tanpa pemberitahuan.
Tentang Penulis
Anya adalah seorang penulis IT berpengalaman yang memiliki hasrat untuk mengeksplorasi topik-topik mutakhir di industri teknologi, termasuk AI generatif, Web3 gamifikasi, dan model bahasa besar (LLM). Memegang gelar dalam bidang interpretasi, ia memiliki perpaduan unik antara keahlian linguistik dan kecerdasan teknis. Pikirannya yang ingin tahu dan pengalamannya yang luas memungkinkannya menavigasi lanskap inovasi teknologi yang terus berkembang. Anya berdedikasi untuk mengungkap wawasan dan tren di berbagai segmen bahasa di Internet, menghadirkan perspektif visioner dalam karyanya. Melalui artikelnya, ia bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara konsep TI yang kompleks dan khalayak global, menjadikan teknologi mudah diakses dan menarik bagi pembaca di seluruh dunia.
lebih artikel
Anya adalah seorang penulis IT berpengalaman yang memiliki hasrat untuk mengeksplorasi topik-topik mutakhir di industri teknologi, termasuk AI generatif, Web3 gamifikasi, dan model bahasa besar (LLM). Memegang gelar dalam bidang interpretasi, ia memiliki perpaduan unik antara keahlian linguistik dan kecerdasan teknis. Pikirannya yang ingin tahu dan pengalamannya yang luas memungkinkannya menavigasi lanskap inovasi teknologi yang terus berkembang. Anya berdedikasi untuk mengungkap wawasan dan tren di berbagai segmen bahasa di Internet, menghadirkan perspektif visioner dalam karyanya. Melalui artikelnya, ia bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara konsep TI yang kompleks dan khalayak global, menjadikan teknologi mudah diakses dan menarik bagi pembaca di seluruh dunia.



